Apalagi, penerbangan ke beberapa negara juga sudah dihentikan oleh pemerintah. Misalnya adalah penerbangan ke China, kemudian yang akan datang adalah Jepang, Korea Selatan, Iran hingga Italia.
"Apalagi turis yang beredar dari China dan Jepang itu kita turun," kata Erick.
Erick menambahkan, saat ini pemerintah juga sudah memberikan insentif pada maskapai penerbangan dengan alokasi anggaran Rp500 miliar. Meskipun insentif ini harus ditunda untuk sementara waktu.
"Kemarin kan sempat pemerintah kasih solusi insentif kepada hotel dan juga rumah makan bahkan juga nanti bantuan tenaga kerja di sektor yang terkena," kata Erick.
(Fakhri Rezy)