JAKARTA - Wabah virus korona membuat kinerja industri penerbangan terganggu. Bahkan beberapa maskapai penerbangan termasuk Garuda Indonesia mengalami kerugian karena anjloknya jumlah penumpang.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, dirinya tidak bisa menutup mata jika maskapai penerbangan plat merah mengalami kerugian. Karena, masyarakat cenderung ingin berdiam diri di rumah dibandingkan harus traveling.
Baca juga: Garuda Indonesia Pastikan Penerbangan ke Korea Masih Normal
"Oh saya rasa kalau itu (kerugian) enggak bisa tutup mata," ujarnya saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (11/3/2020).