Investor yang Berinvestasi di Indonesia Mulai Beri Bantuan untuk Tangani Covid-19

Taufik Fajar, Jurnalis
Jum'at 27 Maret 2020 19:51 WIB
Penanganan Virus Corona di Indonesia. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut B Pandjaitan menyatakan, pandemi Covid-19 sudah menjadi bencana global, maka berbagai bentuk dukungan dari negara manapun, khusus untuk pengendalian dan penanganan wabah Covid-19 di Indonesia akan diterima, tentunya setelah melalui prosedur yang ditentukan, termasuk faktor keamanannya.

Seperti yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bersama Asosiasi Produsen Listrik Swasta Indonesia (APLSI) mengkoordinasi sumbangan alat-alat kesehatan untuk pengendalian dan penanganan wabah Covid-19 di Indonesia.

Baca Juga: Soal Supply Chain Alat Kesehatan, Menkeu Sebut Perlu Upgrade

Alat-alat kesehatan berjumlah sekitar 40 ton tersebut diangkut menggunakan pesawat jenis Boeing 777 dari Garuda Indonesia dan dijadwalkan tiba di Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada hari Kamis malam, 26 Maret 2020.

"(Dalam situasi ini) Kita ambil keputusan harus cepat dan tepat karena ini menyangkut hal yang sangat serius. Tentunya ini akan melalui prosedur pemasukan bantuan, BNPB di bawah Komando Pak Doni Munardo sebagai koordinator untuk menyalurkan bantuan ini segera ke masyarakat. Publik, masyarakat dan media harus tahu kemana, jika mereka memerlukan bantuan, jadikan satu pintu," ujar Luhut, dalam keterangannya, Jumat (27/3/2020).

Baca Juga: Demi Vaksin Covid-19, Negara di Dunia Bakal Patungan Kumpulkan USD4 Miliar

Sementara itu, beberapa perusahaan asal China yang memiliki investasi di Indonesia berinisiatif memberikan sumbangan alat-alat kesehatan untuk membantu proses penanganan dan pengendalian wabah Covid-19.

"Bantuan alkes ini adalah bukti hubungan baik antara kedua negara dan juga wujud kepedulian terhadap wabah Covid-19 yang kita tahu merupakan tantangan semua negara di dunia hari ini,” jelas Juru Bicara (Jubir) Menko Marves dan Kemenko Marves, Jodi Mahardi.

Saat ini Tiongkok dihadapkan pada kondisi darurat pada Januari hingga Februari lalu, pemerintah Tiongkok menerima bantuan peralatan medis dari puluhan negara dan berbagai organisasi internasional. Sekarang setelah kasus penularan baru di sana turun drastis, Tiongkok mulai aktif mengalihkan sumber daya yang dimiliki dengan mengirimkan berbagai bantuan ke negara-negara lain yang sedang kewalahan menghadapi wabah Covid-19.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya