JAKARTA - Pemerintah menyiapkan anggaran Rp3,5 triliun untuk menggratiskan tarif listrik untuk 24 juta pelanggan 450 volt ampere (va) dan diskon tarif listrik 50% untuk 7 juta pelanggan 900 va bersubsidi selama tiga bulan ke depan.
Tarif listrik gratis dan diskon 50% tarif listrik salah satu kebijakan jaring pengaman sosial yang diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dampak penyebaran virus corona atau Covid-19.
Baca Juga: Tarif Listrik 450 Va Gratis 3 Bulan dan Diskon 50% untuk 900 Va
Demikian disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat telekonferensi, Jakarta, Rabu (1/4/2020).
Hitung-hitungannya adalah pengratisan tarif listrik untuk 24 juta pelanggan 450 va dengan rata-rata tagihan Rp40.000 per bulan per pelanggan.
Baca Juga: YLKI Usul Penurunan Tarif Listrik Rp100 per kWH selama 6 Bulan
Sementara, diskon tarif lisrik 50% untuk 7 juta pelanggan 900 va sebesar pengurangan tagihan Rp30.000.
PT PLN (Persero) sendiri akan berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk pelaksanaannya dan melaporkan kepada Menteri BUMN Erick Thohir perihal potensi kehilangan pendapatannya.
Saat ini PLN akan mengumumkan secara resmi mengenai penerapan tarif listrik gratis maupun diskon tarif listrik 50% bagi pelanggan prabayar (token).
"Segera akan ada penjelasan secara resmi teknis pelaksnaannya .