Harga minyak jatuh akibat turunnya permintaan sebagai imbas dari pandemi corona. Sementara produsen minyak utama, yaitu Rusia dan Arab Saudi, malah meningkatkan produksi sebagai bagian dari perang atas pangsa pasar.
Baca juga: Harga Minyak Naik ke USD34 per Barel
Tak ayal, harga minyak mentah pun anjlok hampir 70% sepanjang kuartal I-2020 lalu. Namun, pekan lalu harga minyak terdongkrak ketika Trump mengumumkan akan melakukan intervensi agar Rusia dan Arab Saudi kembali berdiskusi supaya harga minyak kembali membaik.
Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi produsen minyak terbesar di dunia. Ketika harga minyak turun, banyak perusahaan energi AS yang diperkirakan akan bangkrut dan para pekerja menghadapi risiko PHK.