Dua kelompok industri utama, American Petroleum Institute dan American Fuel and Petrochemical Manufacturers, mengatakan kepada Trump dalam sebuah surat pada hari Rabu (2/4) bahwa tarif impor minyak akan membahayakan bisnis kilang domestik. Beberapa kilang minyak AS masih bergantung pada pasokan minyak mentah dari luar negeri.
Amerika Serikat mengimpor lebih dari 1 juta barel minyak per hari dari Rusia dan Arab Saudi pada tahun 2019.
Trump menegaskan Arab Saudi telah mengatakan kepadanya, mereka dan Rusia sepakat untuk bersama-sama mengurangi volume produksi sebesar 10 juta barel per hari atau bahkan lebih.
(Fakhri Rezy)