Ada sejumlah obat alternatif untuk menangani Corona. Misalnya saja remdesivir, favipiravir, chloroquin, hydroxy chloroquin, dan Lopinavor ritonavir.
Namun perseroan memerlukan sejumlah dukungan agar lebih maksimal dalam melakukan pengembangan bahan baku obat. Sangat penting untuk memberikan kepastian pasar di dalam negeri, perlindungan pasar domestik, fasilitasi pasar global, insentif pajak, hingga area khusus industri.
"Kimia Farma mulai melakukan pengembangan bahan baku obat sejak 2016 sesuai dangan peta jalan yang disepakati Kemenkes dan fasilitas itu mulai produksi 2019," ucapnya.
(Feby Novalius)