Mulai Besok, Garuda Indonesia Hentikan Penerbangan di 8 Wilayah PSBB

Giri Hartomo, Jurnalis
Jum'at 24 April 2020 15:25 WIB
Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: Okezone,com/Garuda Indonesia)
Share :

JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mendukung kebijakan pemerintah melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Di mana dalam aturan tersebut diputuskan untuk melakukan pelarangan sementara penerbangan di dalam negeri melalui bandar udara dari dan ke wilayah yang ditetapkan sebagai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan/atau zona merah penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) mulai tanggal 24 April 2020 hingga tanggal 31 Mei 2020.

Mengutip keterangan Garuda, Jumat (24/4/2020), mempertimbangkan masa sosialisasi atas implementasi kebijakan tersebut, maka khusus hari inihingga pukul 23.29, layanan penerbangan domestik maupun rute penerbangan yang masuk dalam ketentuan masih akan beroperasi dengan pengawasan penuh aparatur kebandarudaraan setempat.

Baca Juga: Bandara Soetta Stop Layani Penerbangan Penumpang

Sedangkan untuk esok hari, Sabtu 25 April 2020, pukul 00.00 WIB, rute-rute penerbangan domestik yang terhubung dengan wilayah berstatus PSBB dan zona merah penyebaran Covid 19 untuk sementara waktu tidak beroperasi. Adapun delapan wilayah PSBB yang termasuk dalam layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia terdiri dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Pekanbaru, Makassar, Sumatera Barat, Banjarmasin dan Tarakan.

Di luar wilayah PSBB dan sesuai dengan aturan yang ada, Garuda Indonesia masih akan melayani penerbangan ke rute-rute penerbangan yang dikecualikan dalam peraturan menteri, termasuk rute penerbangan domestik dan rute internasional yang tidak terhubung langsung dengan wilayah yang berstatus PSBB maupun wilayah zona merah penyebaran covid-19.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya