Ada yang Dapat Bansos Lebih dari Satu, Ini Solusi dari Mensos

Taufik Fajar, Jurnalis
Minggu 03 Mei 2020 16:07 WIB
Mensos Juliari Batubara (Foto: Setkab)
Share :

JAKARTA - Menteri Sosial Juliari P. mengecek titik-titik distribusi sembako bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19. Di mana pengecekan dilakukan di empat lokasi, yakni Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

"Saya ingin memastikan bahwa barang sudah sampai, dalam kondisi baik, isinya tepat, dan warga diwakili RT/RW hadir menyaksikan. Dan yang tidak kalah penting, masyarakat tidak usah terlalu memperdebatkan soal data,” ujar dia pada keterangan tertulisnya, Minggu (3/5/2020).

 Baca juga: Alokasi Dana BLT Bisa Dinaikkan, Ini Syaratnya

Dia menekankan bila dijumpai ketidakcocokkan dalam penyaluran sembako, agar tidak diperselisihkan. Bila ada anggota masyarakat yang menerima sembako lebih dari satu sumber, agar dimusyawarahkan baik-baik.

“Kita ini kan dikenal sebagai bangsa yang kental dengan semangat kekeluargaan. Bila ada perbedaan sebaiknya diselesaikan dengan musyawarah. Kalau ada yang menerima sembako dari Pemprov DKI, dan dari Kemensos, ya sebaiknya satu paket sembako diberikan kepada tetangga yang belum mendapatkan tapi sama-sama sangat membutuhkan," ungkap dia.

Dia juga menjelaskan situasi saat ini adalah situasi krisis. Sangat mungkin bantuan yang ada, tidak bisa mencukupi semua kebutuhan. "Jadi kalau ada batuan dari pemerintah daerah, ya diatur saja di lapangan untuk diserahkan kepada warga yang belum mendapatkan," jelas dia.

 Baca juga:2 Syarat Penerima BLT Rp600.000 per Bulan

Seperti diketahui, Kementerian Sosial mendistribusikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat terdampak Covid-19, yakni Sembako bantuan Presiden dan Bansos Tunai (BST).

Bansos Sembako bantuan Presiden mulai disalurkan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kota Tangerang dan Tangsel, Depok dan Bekasi (Jabodetabek), 20 April. Bansos Sembako tersebut menjangkau Rp1,9 juta keluarga dengan nilai Rp600.000 yang disalurkan sebulan dua kali, sehingga nilai totalnya sekitar Rp3,4 triliun.

Sementara BST, menjangkau 9 juta KK di luar Jabodetabek yang belum mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai) dengan nilai Rp600.000/KK/bulan. Baik Bansos Sembako bantuan Presiden maupun BST, disalurkan selama tiga bulan yakni April, Mei, dan Juni 2020.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya