JAKARTA - Jika Covid-19 berlalu, banyak yang membayangkan situasi akan kembali normal seperti sedia kala. Namun, ternyata situasi tidak akan sama.
Nantinya akan ada fenomena yang dinamakan The New Normal. CEO Maestro Consulting Handoko Wignjowargo mengatakan, The New Normal adalah sebuah situasi baru yang terbentuk akibat adanya katalisator perubahan. Dalam hal ini katalisatornya adalah virus corona.
"Contoh, jika masa sebelum Covid-19 menggunakan pakai masker tampak upnormal. Tetapi pada masa New Normal, orang ke mana-mana akan pakai masker. Tidak hanya masker berwarna putih atau hijau (masker medis), melainkan akan muncul masker modis," ujar CEO Maestro Consulting Handoko Wignjowargo kepada Okezone.
Baca Juga: Kondisi Bisnis Setelah Covid-19 Berlalu, Begini Proyeksinya
Lalu apa yang harus dilakukan para pengusaha agar siap menghadapi situasi The New Normal?
Handoko menyarankan agar para pelaku usaha melakukan antisipasi. Cara dengan bisa memikirkan seperti apa nantinya pasca Corona berlalu.
"Tomorrow is mystery. Kalimat itu kalau dengan teliti dipahami, akan bisa membayangkan apa yang akan datang. Jadi kita dari sekarang, bukan besok, harus melakukan antisipasi pada saat New Normal nanti. Ini harus dilakukan sungguh-sungguh," ujarnya.
Baca Juga: Sri Mulyani Buka-bukaan soal Wacana Mal hingga Spa Dibuka dan Ekonomi Bisa Pulih
Adanya Covid-19 membuat adanya perubahan perilaku digital. Setidaknya terdapat lompatan besar dalam aktivitas digital, terutama di negara-negara yang telah memberlakukan lockdown maupun pembatasan wilayah.
Peningkatan signifikan dalam penggunaan media sosial, dengan fitur panggilan video. Ini menjadi titik perhatian baru.