JAKARTA - Pemerintah menyiapkan beberapa skema pemberian insentif untuk nelayan dan petani. Salah satunya adalah lewat program jaring pengaman sosial di tengah skenario penerapan new normal.
Presiden Joko Widodo mengatakan, program jaring pengaman sosial dibuat untuk membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu dan terdampak dari pandemi virus corona. Oleh karena itu, dirinya menginginkan agar petani atau buruh tani dan nelayan bisa mendapatkan manfaat dari program jaring pengaman sosial ini.
Baca Juga: Jaga Pangan, Petani dan Nelayan Bakal Dapat Bansos Sembako hingga BLT
Apalagi, jumlah dari masing-masing profesi ini cukup besar. Tercatat untuk petani dan buruh tani ada sekitar 2,7 juta orang sedangkan nelayan ada sekitar 1 juta orang
"Melalui program jaring pengaman sosial pastikan 2,7 juta petani dan buruh tani miskin dan 1 juta nelayan dan petambak harus masuk ke dalam program jaring pengaman sosial," ujarnya saat membuka rapat terbatas virtual, Kamis (27/5/2020).