JAKARTA - Menjual barang lewat influencer memang bisa menjadi pilihan yang bagus. Apalagi di era digital ini strategi promosi lewat influencer bisa menjadi salah satu alternatif yang bagus.
Harga yang ditawarkan influencer sendiri realatif lebih terjangkau meskipun ada beberapa juga yang memasang bujet tinggi. Namun cukup sekali post saja, minimal ribuan orang sudah bisa melihat produk.
Baca Juga: WFH di Tengah Covid-19 Buat Keuntungan Pebisnis Frozen Food Moncer
Namun, pemasaran lewat influencer juga menimbulkan risiko. Sebab tak jarang, beberapa influencer yang justru menghalalkan segala cara untuk mendapat endorse, seperti membeli followers.
Jika salah pilih, bukannya banyak untung yang didapatkan melainkan buntung. Sebab, para pemilik produk hanya membayar influencer Namun produknya tidak dilihat oleh banyak orang karena followernya adalah akun robot.
CEO PT Produser Pangan Asia Valencia Tanoesoedibjo pun memiliki tips sendiri untuk memilih influencer yang aman dalam memasarkan produknya. Cara pertama yang perlu dilakukan adalah pemilik produk harus melakukan riset terlebih dahulu kepada influencer tersebut.
"Harus bisa pinter pinter kita harus mempelajari influencer yang Mau kita invest bagiamana treatment produk produk" ujarnya dalam acara Livestreaming di RCTI Plus, Sabtu (30/5/2020).