"Jadi, kita semua menyadari bahwa situasi tidak biasa karena pandemi ini dan itu menyebabkan pola dari inflasi bulan Ramadan ini sangat tidak biasa. Dan berbeda jauh dengan tahun sebelumnya," ungkap dia.
Baca juga: Inflasi Mei Diprediksi 0,08%
Dia menambahkan penurunan inflasi yang cukup drastis tak lain juga disebabkan oleh harga komoditas diberbagai negara yang menurun tajam. Selain itu, ada faktor hubungan bilateral antara China dan Amerika Serikat (AS) yang memanas turut mempengaruhi seluruh dunia.
"Kita ketahui harga minyak di berbagai negara mengalami penurunan yang sangat tajam. Kemudian juga diperburuk oleh eskalasi ketegangan hubungan China dan AS," tandas dia.
(Fakhri Rezy)