Ini Keuntungan dan Kerugian dalam Berbisnis Hidroponik

Fadel Prayoga, Jurnalis
Sabtu 27 Juni 2020 09:51 WIB
Tanaman Hidroponik (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Teknik bercocok tanam hidroponik kian menjadi pilihan bagi setiap masyarakat Indonesia yang tertarik mencoba peruntungan di dunia pertanian. Penanaman dengan model hidroponik memang memiliki banyak keuntungan ketimbang secara konvensional. Namun, di balik itu semua ada juga beberapa kerugian bila Anda tak cermat dalam menjalani usaha tersebut.

Berikut beberapa keuntungan jika Anda memang ingin menjalani bisnis hidroponik :

1. Budidaya Hidroponik Memiliki Risiko yang Rendah

Dosen Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, IPB, Herry Suhardiyanto memulai usaha hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas dan tanah yang banyak. Karena media tanam yang digunakan adalah air dan oksigen.

“Hidroponik berisiko lebih rendah.. Tidak ada pengerjaan pemerataan tanah, gulma, dan mudah dalam pengaturan keasaman dan dosis unsur hara,” kata Hery dalam diskusi virtual, Jumat 26 Juni 2020.

Baca Juga: Edward Tirtanata Akui Bisnis Kopi Lesu, Tapi via Daring Naik 50%

2. Dapat Ditanam di Tanah yang Tidak Subur

Seseorang tak perlu mencari lahan untuk menentukan di mana tanah yang subur untuk berbisnis hidroponik. Sebab tanaman itu akan tumbuh dengan baik dengan hanya modal cahaya, air, dan gas CO2.

“Kita tahu faktor cahaya ini penting untuk berbagai proses metabolisme pertumbuhan tanaman,” ujarnya.

Baca Juga: Bos Kopi Kenangan: Jualan Kopi Itu Kualitas bukan Fasilitasnya

3. Kualitas Bersih

Dirut PT Nudira Sumberdaya Indonesia, Nursyamsu Mahyudin menyebut konsumen di Indonesia kini sudah banyak yang mengetahui betapa bahayanya penggunaan pestisida ke tanaman. Oleh sebab itu, mereka memilih membeli produk buah dan sayuran yang berasal dari budidaya hidroponik.

“Konsumen sekarang tidak selalu organic, tapi setidaknya low pestisida yang menyehatkan,” kata Nursyamsu dalam acara yang sama.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya