Usaha Makanan Rumahan hingga Jadi Reseller dari Bansos Rp600.000

Giri Hartomo, Jurnalis
Sabtu 08 Agustus 2020 14:46 WIB
Tips Mengatur Keuangan (Ilustrasi: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Para pekerja dengan gaji pas-pasan atau di bawah Rp5 juta akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Nantinya para pekerja ini akan mendapatkan Rp600.000 per bulan selama 4 bulan.

Bagi sebagian orang yang mendapatkan bantuan tersebut berencana menggunakannya untuk membuka usaha baru. Namun biasanya mereka masih bingung untuk membuka usaha jenis apa.

Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, sebelum membuka usaha, ada baiknya untuk melakukan penelitian yang mendalam. Salah satu contohnya adalah dengan meneliti apa saja yang dibutuhkan oleh masyarakat di tengah pandemi virus corona.

Baca juga: Simak 5 Konsep Dasar saat Memulai Bisnis

"Nah saran saya sebelum membuka usahanya teliti dulu. Kebutuhan masyarakat yang terkait. Misalnya yang paling gampang sekarang ini yang terkait kebutuhan karena dampak pandemi," ujarnya saat dihubungi Okezone, Sabtu (8/7/2020).

Menurut Mike, selain melihat kebutuhan pasar juga harus diperhatikan betul kebutuhan modalnya. Hal ini untuk mengetahui potensi pemasukan dan pengeluaran saat membuka bisnis tersebut.

"Rp600.000 terus mau buka usaha terus mau meneliti kebutuhan pasar terlebih dahulu. Ya uang kita bisa habis begitu saja buat apa. Misalnya cuma buat beli barang dagangannya saja akhirnya nggak laku ya makan sendiri," jelasnya.

Baca juga: 4 Kunci Sukses Bisnis Kue Kering bagi Pemula

Sebagai salah satu contohnya adalah membuka usaha masakan rumahan. Karena saat pandemi seperti ini, kebutuhan akan makanan sedang tinggi apalagi dengan adanya kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH).

"Misalnya yang paling gampang sekarang ini yang terkait kebutuhan karena dampak pandemi. Misalnya anda kreasi makanan rumahan yang bisa disimpan awet. Anda mungkin bisa bikin sendiri," jelasnya.

Dengan modal yang lebih kecil lagi bisa membuka bisnis dengan menjadi reseller. Karena dengan menjadi reseller, modal yang dikeluarkan pun rendah, sehingga risiko kerugian juga bisa diminimalisir.

"Atau anda menjadi reseller. Jadi pahami dulu kebutuhannya. Baru kemudian siasati kebutuhan modalnya," jelasnya.

Oleh karena itu lanjut Mike, sebelum memulai usaha harus dipikirkan secara matang. Namun dalam memikirkan konsep bisnis ini juga jangan terlalu lama mengingat kondisinya yang sudah mendesak.

"Jangan lama-lama karena ini kan saya asumsi anda sudah harus sudah punya mampu secara cepat menghasilkan sumber penghasilan kedua," jelasnya.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya