Dengan modal awal Rp200.000 sudah bisa menjalankan bisnis stik keju dan talas. Sedangkan, modal di luar dagangan cukup sepeda motor milik sendiri dan tas kanvas untuk membawa dagangan.
Baca Juga: Cara Agar Bisnis Bertahan saat Covid-19, Sandiaga Uno: Jangan Bilang 'Saya Gaptek
Untuk penjualan lebih lanjut, analisis modal dan keuntungannya yakni, modal awal yang perlu dikeluarkan adalah sejumlah mesin sealer senilai Rp120.000, tas motor (untuk membawa produk) dengan kisaran Rp160.000, dan bahan baku 1 ball stik talas/keju seharga Rp67.000, totalnya yaitu Rp347.000.
Sedangkan pengeluaran operasional yakni plastik 0,4 pak (400 lembar) dikalikan 30 hari seharga Rp156.000, plastik 2 kg (20 lembar) dikalikan 30 hari seharga Rp18.000, listrik sekira Rp20.000, dan bensin Rp100.000, total keseluruhan Rp294.000.
Sedangkan pendapatan bulanan, harga jual stik Rp400 dikalikan 400 pcs (target per bulan) dikalikan 30 hari, yaitu mencapai Rp4.800.000.
(Feby Novalius)