Dia menambahkan, ekonomi Indonesia minus 1% di tahun ini. Proyeksi ini menurun dibandingkan laporan April 2020, di mana ADB memproyeksi ekonomi Indonesia masih positif 2,5%.
"Karena infeksi COVID-19 terus meningkat di beberapa negara, terutama Indonesia dan Filipina, dan wabah mengejutkan muncul kembali di tempat lain di sub kawasan tersebut, terutama di Vietnam, pemulihan ekonomi berjalan lambat dan menyulitkan," tandasnya.
(Dani Jumadil Akhir)