BANDUNG BARAT - Seorang ibu rumah tangga di Kampung Sukamaju, Padalarang, memproduksi abon sapi legendaris yang telah dijalankan secara turun-temurun sejak tahun 1970-an. Di tengah masa pandemi seperti saat ini pun, penjualannya melalui online justru kian meningkat.
Produknya bahkan berhasil di pasaran luar negeri, seperti China, Arab Saudi, Bangkok, dan Belanda. Sang ibu yang bernama Pipin Nurwati ini merupakan generasi ke-3 dalam bisnis abon sapi setelah ibu Tien Suharti dan neneknya Tedja Rukmana.
Baca Juga: Viral Bakso Kanibal, Pembeli Harus Sabar Antre 2 Jam
Sejak awal mula produksi abon sapi buatan keluarganya tersebut, awalnya hanya dikemas menggunakan plastik biasa. Namun, seiring berkembangnya teknologi, Pipin kemudian mempercantik kemasan pada November 2017 lalu.