JAKARTA - Ant Group kini sedang mencari dana segar sebesar USD250 miliar atau setara Rp3.688 triliun (mengacu kurs Rp14.700 per USD). Oleh karena itu, perusahaan milik miliarder Jack Ma ini merencanakan IPO (Initial Public Offering/IPO) ganda di Hong Kong dan juga Shanghai yang diprediksi bisa mengumpulkan setidaknya USD35 miliar atau setara Rp515 triliun.
Mengutip dari Bloomberg, Kamis (15/10/2020), debut pasar yang telah lama ditunggu ini akan memecahkan rekor sebelumnya. Di mana rekor sebelumnya dipegang oleh Saudi Aramco dengan USD29 miliar atau setara Rp427 triliun.
Baca Juga: Melantai di BEI, Sunindo Adipersada Bidik Pasar Global Mainan Anak
Tak hanya itu, perusahaan juga menjanjikan rezeki nomplok bagi staf, pendukung awal dan bankir yang terlibat. Namun di tengah kabar bahagia tersebut, ada sedikit ancaman yang datang.
Pemerintah Amerika Serikat yang saat ini masih dipimpin oleh Trump tengah membayangi daftar mega IPO tersebut yang kemungkinan akan terjadi pada Oktober. Amerika Serikat menjajaki risiko terhadap Ant, serta saingannya Tencent Holdings Ltd.