Total Aset BNI Tumbuh 12,5% Jadi Rp705 Triliun

Fahmi Achmad, Jurnalis
Minggu 01 November 2020 12:24 WIB
BNI catatkan total aset tumbuh jadi Rp705 triliun di kuartal III 2020. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Emiten perrbankan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), mengungkapkan hingga akhir September 2020, Total Aset tumbuh 12,5% year on year (yoy) terutama dikontribusi oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang tumbuh sebesar 21,4% yoy dari Rp580,9 triliun pada Kuartal III 2019 menjadi Rp705,1 triliun pada Kuartal III 2020.

Dalam keterangan resmi perusahaan, Selasa (27/10/2020), disebutkan bahwa upaya menghimpun DPK dilakukan dengan menjadikan dana murah (CASA) sebagai prioritas utama yang dimaksudkan untuk dapat terus menekan cost of fund.

Saat ini CASA BNI berada pada level 65,4% dengan cost of fund 2,86%, atau membaik 30 bps dibandingkan posisi yang sama tahun lalu sebesar 3,24%. DPK tersebut menopang penyaluran kredit BNI yang tumbuh 4,2% yoy, dari Rp558,7 triliun pada Kuartal III 2019 menjadi Rp582,4 triliun pada Kuartal III 2020. Namun, manajemen lebih fokus pada perbaikan kualitas aset, salah satunya dengan cara melakukan assessment secara komprehensif dan intens untuk memantau debitur-debitur, mengingat kondisi ekonomi yang menantang di tengah pandemi ini.

Perseroan juga mencatat Pendapatan Bunga Bersih pada Kuartal III 2020 tumbuh negatif yaitu -0,8% yoy. Namun penurunan tersebut dapat diimbangi dengan upaya penurunan beban bunga yang signifikan sebesar -8,0% yoy sehingga NIM pada Kuartal III 2020 mencapai 4,3%.

Sementara itu, dari sisi pendapatan non bunga (Fee Based Income), BNI mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,2% yoy, membaik dibandingkan kuartal kedua yang lalu yang tumbuh 3,2%. Adapun laba bersih hingga Kuartal III 2020 dibuku sebesar Rp4,32 triliun atau turun -63,9% yoy.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya