Sementara itu, fenomena yang berbeda terjadi di Kotamobagu. Kelompok makanan, minuman dan tembakau yang memberikan tekanan inflasi di Marado justru menjadi faktor penyebab utama deflasi di Kotamobagu.
Penurunan harga komoditas-komoditas perikanan terutama ikan cakalang, ikan tongkol dan cakalang diawetkan menjadi penyebab deflasi dengan kontribusi deflasi sebesar 0,61% (mitm) dari total deflasi umum sebesar 0.18% (mtm).
"Penurunan harga komoditas perikanan terjadi seiring anomali cuaca yang relatif masih terbatas sebagaimana ditunjukan dengan rendah nya curah hujan pada Oktober 2010. Meski demikian, kenaikan harga cabai rawit, bayam, daun bawang dan daging ayam ras menahan penurunan harga yang lebih dalam pada kelompok tersebut. Sementara itu, sepuluh kelompok lainnya relatif bergerak lebih moderat dibandingkan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau," jelas Arbonas.
(Feby Novalius)