9 Fakta Jack Ma, Miliarder yang Dikabarkan Hilang Usai Kritik Pemerintah China

Alya Ramadhanti, Jurnalis
Sabtu 09 Januari 2021 09:07 WIB
Jack Ma (Foto: Okezone)
Share :


2. Alasan Jack Ma Kritik Pemerintah China

Lima tahun lalu, Bank Sentral China, People’s Bank of China (PBOC) pernah berupaya meregulasi bisnis payment Ant Group yang semakin menggurita. Tapi, rencana bank sentral terbesar di dunia itu gagal berkat lobi-lobi Jack Ma di pemerintahan.

Karena itu, Jack Ma merasa percaya diri dengan kedekatannya dengan pemerintah China. Dia merasa sosoknya bisa membawa perubahan. Jack Ma berharap kritiknya akan bisa mengubah regulasi ketat di bidang finansial di China, sambil tetap mendapat dukungan dari pemerintah pusat.

Tapi, ternyata Ma salah prediksi. Sikapnya mengkritik pemerintah China dan bank-bank di China terang-terangan di sebuah forum pada 24 Oktober silam dianggap melewati batas. Presiden Xi Jinping murka. Jack Ma kena batunya.

Dan Ma sendiri memang bermain api. Sebab, sebelum pidato kontroversialnya pada Oktober itu sebenarnya pemerintah China sudah berniat untuk memperketat regulasi keuangan. Terutama untuk mencegah risiko kegagalan sistemik pada ekonomi yang terdampak pandemi.

3. Pelajaran yang Bisa Diambil dari Hilangnya Jack Ma

Kritik yang satunya lagi adalah tentang kondisi perbankan yang dinilai oleh Jack Ma tidak baik. Pada dasarnya, lanjut Yusuf, kritik adalah hal biasa dalam kehidupan berdemokrasi.

"Adapun pelajaran yang bisa kita dapatkan dari kasus Jack Ma. Sebenarnya kritik terhadap pemerintah itu merupakan hal yang lumrah. Dalam konteks Jack Ma, justru kritik ini disampaikan untuk mendorong perekonomian China yang lebih baik," ungkapnya.

Seharusnya, menurut Yusuf, ruang-ruang kritik seperti ini bisa membuka mata pemerintah dimana seharusnya mereka melakukan perbaikan. Ketika pemerintah menerima kritik juga harus terbuka, tidak defensif, dan juga dari sisi yang mengkritik perlu menyampaikan kritik secara konstruktif menggunakan data pendukung sehingga diskurusnya bisa bermuara terhadap perbaikan kebijakan yang lebih baik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya