Cara Budidaya Jamur, Ikuti 4 Langkah Ini

Taufik Fajar, Jurnalis
Rabu 03 Maret 2021 11:09 WIB
Jamur. Foto: Ilustrasi Shutterstock
Share :

2. Tahapan Produksi Jamur Tiram dan Jamur Kuping

Serbuk kayu gergaji albasia direndam selama 12 jam (tergantung pada spesies/strain yang digunakan)Ditiriskan sampai tidak ada airnya dengan menggunakan saringan kawat/ayakan besar. Membuat substrat/media tumbuh dengan cara menambahkan bekatul 5-15%, kapur (CaCO3) 2%, gypsum (CaSO4) 2% dan air bersih kemudian diaduk hingga kadar air substrat mencapai 65% dan pH 7.

Subtrat dimasukkan dalam baglog polipropilen, dipadatkan, dan diberi lubang pada bagian tengah diberi cincin dari paralon dan ditutup dengan kapas atau kertas minyak. Langkah 1-3 dilakukan pada satu hari yang sama.

Satu hari kemudian, media tersebut disterilisasi atau dipasteurisasi dengan cara disimpan dalam kamar uap atau dalam drum dengan suhu media di dalam baglog 95oC selama 8 jam.Setelah suhu baglog turun sampai suhu kamar, lakukan inokulasi substrat dengan spawn.

Inokulasi dilakukan dalam laminar. Jumlah bibit yang digunakan 10-15 g/kg. Baglog yang telah diinokulasi dengan spawn diinkubasi dalam rumah jamur/kumbung. Ruang inkubasi dijaga agar tetap kering dan bersih, pada suhu 22-28oC tanpa cahaya. Inkubasi berlangsung 15-30 hari.

Setelah 7-15 hari, baglog dan cincin dibuka.Setelah tumbuh bakal tubuh buah, dilakukan penyiraman dengan air bersih agar jamur dapat tumbuh. Untuk jamur tiram yang disiram rumah jamurnya, sedang untuk jamur kuping penyiraman langsung dilakukan pada substrat hingga basah. Suhu rumah jamur dijaga 16-22oC dengan kelembaban 80-90%.

3. Tahapan Produksi Jamur Shiitake

Serbuk kayu gergajian sebanyak 85 kg yang berasal dari kayu keras (jati, karet atau dicampur dengan albasia) direndam selama 12 jam. Ditiriskan sampai tidak ada airnya menggunakan saringan kawat/ ayakan besar. Membuat substrat/media tumbuh dengan cara menambahkan bekatul/polar-pakan ayam DOC 7,5 kg, menir/broken rice 4 kg, kapur (CaCO3) 1,5 kg, gypsum (CaSO4) 2 kg dan air bersih kemudian diaduk merata hingga kadar air substrat mencapai 65% dan pH 7.

Subtrat dimasukkan dalam baglog polipropilen, dipadatkan, dan diberi lubang pada bagian tengah diberi cincin dari paralon dan ditutup dengan kapas atau kertas minyak. Media tersebut disterilisasi atau dipasteurisasi dengan cara disimpan dalam kamar uap atau dalam drum dengan suhu media di dalam baglog 95oC selama 8 jam. Langkah 1-5 dilakukan pada satu hari yang sama.Setelah suhu baglog turun sampai suhu kamar, lakukan inokulasi substrat dengan spawn. Inokulasi dilakukan dalam laminar.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya