Bangun Ibu Kota Baru Harus Libatkan Pakar Lingkungan hingga Arsitektur, Ini Alasannya

, Jurnalis
Kamis 22 April 2021 19:34 WIB
Pembangunan Ibu Kota Baru (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional Arsjad Rasjid berharap pembangunan ibu kota negara yang baru akan melibatkan para pakar berbagai disiplin ilmu, baik di bidang perencanaan regional, arsitektur, lingkungan hidup, dan ekonomi.

“Pelibatan pakar dari berbagai disiplin ilmu sangat diperlukan, untuk menciptakan ketersambungan antara tahapan perencanaan mulai dari level makro hingga level mikro dan tahapan-tahapan pembangunan," kata Arsjad seperti dilansir Antara, di Jakarta, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Jokowi Undang Ahli Perencana Wilayah hingga Lingkungan Hidup Berikan Masukan untuk Badan Otorita Ibu Kota

Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara adalah lokasi yang sangat strategis karena memiliki lahan yang luas.

"Pemindahan ibu kota negara juga secara otomatis akan menciptakan sentra-sentra baru perekonomian dan menumbuhkan populasi pengusaha nasional di daerah,” jelas Arsjad yang kini mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia periode 2021-2026.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi telah memutuskan untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya