Namun meski begitu, Pemerintah optimistis di Kuartal II perekonomian akan meningkat secara pesat, karena konsumsi dan investasi akan meningkat seiring dengan proses vaksinasi dan transmisi kebijakan moneter yang meningkatkan kepercayaan masyarakat. Akan tetapi, tetap memandang perlu adanya pembatasan aktivitas untuk mencegah peningkatan kasus harian Covid-19, terutama di Semester Pertama tahun 2021.
"Pada paruh pertama tahun ini masih terlihat perekonomian masih akan tertahan. Sehingga di keseluruhan tahun 2021, diperkirakan pertumbuhan ekonomi akan berhasil ke zona positif, yaitu 4,43% yoy. Meski sudah positif, ini masih berada di bawah level pra pandemi yang sekitar 5%." Jelasnya
Sedangkan untuk perdagangan besok,mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuasi namun ditutup melemah tipis di rentang Rp.14.420 - Rp.14.450.
(Fakhri Rezy)