Erick Thohir Sebut 65% Warga Jakarta Sudah Divaksin Covid-19

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Rabu 07 Juli 2021 18:13 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, vaksinasi nasional sudah menyasar 65% warga DKI Jakarta. Targetnya, akan ada 8,8 juta atau 72 % warga Ibu Kota yang menerima vaksinasi.

"Saya berharap, Sentra vaksinasi ini mampu berkontribusi atas target 8,8 juta warga DKI Jakarta yang divaksin," ujar Erick, Rabu (7/7/2021).

Mantan Bos Inter Milan itu mengungkapkan, keberadaan sentra vaksinasi sangat dibutuhkan. Sebab, data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sebanyak 90% pasien Covid-19 yang meninggal karena tidak mau atau belum divaksin.

Erick juga mengingatkan, meski vaksinasi merupakan program untuk menahan laju peningkatan pasien positif Covid-19, dirinya tetap berharap, masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di tengah pemberlakuan PPKM Darurat.

Baca Juga: Erick Thohir: Stok Vaksin Masih 70 Juta Dosis

"Kita harus kasihan dengan rumah sakit-rumah sakit kita yang kelebihan beban, kita juga harus paham bahwa persediaan oksigen perlu ditambah berkali lipat karena kebutuhan meningkat. Oleh karena itu, gerakan antar rakyat ini juga harus membantu sosialisasi kepada rakyat agar mau divaksin yang akan menyelamatkan kita semua," katanya.

Menurutnya, percepatan pelaksanaan program vaksinasi tidak saja dilakukan pemerintah pusat saja. Program penanganan Covid-19 tersebut juga menuntut peran aktif pemerintah daerah (pemda) dan pihak swasta.

Baca Juga: Sidak saat PPKM Darurat, Erick Thohir: Bukan Mau Marah, Saya Ingin Support

Dalam kunjungannya saat program vaksinasi yang digelar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DKI Jakarta dan produsen pembersih tangan anti kuman (hand sanitizer), Antis, Erick mengutarakan harapannya jika pelaksanaan vaksinasi yang digelar oleh pemda dan perusahaan swasta bisa berjalan baik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya