Ini juga diilustrasikan sejajar dengan pertumbuhan penjualan sepeda motor pada periode yang sama 2020 tumbuh 268%, serta penjualan ritel dengan pertumbuhan kelompok makanan dan minuman suku cadang dan barang-barang lainnya.
Pada kuartal III ini, lanjut Lutfi, pengeluaran rumah tangga tumbuh 57,23% dan non rumah tangga tumbuh 1,32%. Artinya, pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh konsumsi besarnya mencapai 58,55% dari pada perekonomian Indonesia.
“Konsumsi pemerintah adalah 8,7% sedangkan pembentukan modal tetap bruto 30,75%, ekspor jasa 19,07% dan impor jasa 18,72%. Inilah komposisi dari PDB kita,” katanya.
(Dani Jumadil Akhir)