Yohanes memastikan, pendirian anak perusahaan ini tidak akan berdampak negatif yang signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan. Saat ini Bali United memiliki sejumlah aset potensial.
Antara lain mempunyai lima tim (senior, U-20, U-18, U-16, dan tim wanita), Bali United Elite Pro Academy, ritel dan radio (Bali United Megastore, Playland, Cafe, Bali United FM, BU TV), dan lebih dari 14 juta followers di platform media sosial.
Bali United seperti diketahui, mengawali sejarah baru di dunia sepak bola maupun pasar modal Tanah Air dengan menjadi perusahaan go public pada 17 Juni 2019. Klub sepak bola ini bahkan merupakan klub sepak bola pertama di ASEAN yang berani melepas sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum perdana (IPO) saham. Bali United melepas 33,33% saham dan meraup dana sebesar Rp 350 miliar.
(Taufik Fajar)