Secara umum, investasi terbagi dua jenis, yaitu investasi aset riil (berwujud) dan investasi aset finansial. Investasi aset riil di antaranya tanah, bangunan, emas, dan lainnya. Adapun investasi aset finansial merupakan penempatan aset pada produk perbankan dan pasar modal.
Mengingat banyaknya jenis investasi yang tersedia, kamu perlu mengenali beberapa instrumen investasi agar sesuai dengan tujuan dan profil risiko yang kamu miliki. Nah, meski gaji kamu pas-pasan tidak ada salahnya memilih untuk investasi berwujud, misalnya emas. Investasi emas merupakan alternatif investasi yang dapat dipilih dalam bentuk riil aset.
Sebaiknya logam mulia yang ingin diinvestasikan dalam bentuk batangan atau koin dan bukan yang sudah menjadi perhiasan. Hal ini untuk meminimalisir biaya atau ongkos pembuatan perhiasan yang biasanya akan dikenakan pada saat menjualnya.
4. Kendalikan diri dalam keuangan
Strategi mengelola keuangan pribadi yang baik dibutuhkan oleh semua orang. Hanya saja, tidak jarang orang kesulitan dan belum memiliki pengalaman dalam mengatur keuangannya tersebut, terutama bagi yang baru terjun di dunia kerja.
Ketika sudah memiliki pemasukan, orang memiliki tanggung jawab penuh untuk mengatur kebiasaannya dalam membelanjakan uangnya sendiri. Strategi utama dalam pengelolaan keuangan adalah mengendalikan pengeluaran.
Untuk mengelola keuangan yang baik, kamu harus berpikir untuk kepentingan masa depan, tidak hanya memikirkan kebutuhan di masa sekarang saja. kamu harus berpikir untuk masa depan, uang itu sebenarnya bisa habis sekarang, tapi ingat sebagai pribadi kamu punya waktu produktif. Ketika tidak bisa produktif tidak ada yang bisa membantu kamu selain diri sendiri. Jadi ketika produktif, berpikir untuk masa depan.
Supaya bisa punya keuangan yang sehat paling tidak uang pemasukan tidak habis semuanya untuk konsumsi. Seminimal mungkin disisihkan 10% dari penghasilannya untuk tabungan.