RI Punya Emas Hijau! Bikin Kaya Mendadak

Solopos.com, Jurnalis
Rabu 08 Desember 2021 20:30 WIB
Produksi Vanili (Foto: Solopos.com)
Share :

“Produksi vanili kering di Kulonprogo hanya dua ton. Itu terbilang rendah. Kami akan mendorong produktivitas vanili dengan melakukan intensifikasi pengolahan dan pemasaran produk. Sehingga capaian produksi vanili bisa melonjak,” tutur dia.

Kepala Dinas Kominfo Kulonprogo, Agung Kurniat, tidak menampik vanili Kulonprogo termasuk komoditas unggulan sehingga harus diberi panggung agar pasar bisa mengenali vanili Kulonprogo.

“Terkait pemasaran vanili juga menjadi hal yang tidak luput dari perhatian. Jangkauan produk vanili tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga belahan bumi lain diharapkan tertarik dengan komoditas unggulan Kulonprogo ini,” ujar Agung.

Anggota Kelompok Tani Ayem, Kalurahan Pagerharjo, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, Surasa, 59, mengatakan vanili baru bisa panen setelah berumur satu sampai dua tahun. Menurut Surasa harga komoditas vanili bagus di pasaran.

Bahkan, seringkali ia mendapatkan harga di atas rata-rata. “Saya mendapatkan harga Rp325.000 per kilogram vanili basah. Ini [budidaya vanili] cukup menggiurkan. Budidaya vanili mudah namun membutuhkan ketelitian,” cerita Surasa.

Dia menjelaskan metode budi daya vanili bisa dilakukan melalui stek atau sulur panjang. “Panjangnya satu meter. Perawatan tanaman vanili gampang. Tidak membutuhkan pemberantasan hama kimiawi. Secara alami, hama sudah bisa dicegah.”

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya