Ini 4 Kejadian 'Aneh' Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Athika Rahma, Jurnalis
Minggu 12 Desember 2021 16:17 WIB
Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Foto: MPI/Michelle)
Share :

JAKARTA - Sederet kejadian 'aneh' dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Proyek yang dikerjakan dengan China ini bahkan biayanya membengkak.

Terbaru, tiang pilar proyek tersebut ambruk karena pembongkarannya tidak sesuai prosedur.

Tak hanya itu, terdapat kejadian aneh lainnya dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang bernilai Rp114 triliun.

Berikut ulasannya seperti dirangkum MNC Portal Indonesia, Jakarta, Minggu (12/12/2021).

 

1. Kebakaran Pipa BBM Pertamina

Pipa minyak milik Pertamina yang terdapat di Melong, Cimahi, dilaporkan terbakar pada Selasa (22/10/2019) pukul 14.00 WIB. Kebakaran ini terjadi di proyek KCJB dan apinya cukup besar, bahkan terlihat dari ruas Tol Pasir Koja.

Disebutkan, pipa tersebut tertusuk crane peoyek. Menurut Direktur Utama PT Wijaya Karya saat itu, Tumiyana, ledakan pipa BBM itu bukan karena kurangnya studi pendahuluan namun justru karena hal-hal yang sepele. Penyebabnya adalah karena ketidakpahaman masalah bahasa di antara pekerja proyek.

Pekerjaan proyek kereta cepat sendiri dikerjakan oleh dua Kontraktor yakni PT Wijaya Karya dan dari pihak China. Sehingga beberapa ada beberapa bahasa yang tidak dipahami antara pekerja satu dengan yang lainnya.

"Ya itu namanya ada miss informasi kendala bahasa," ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (29/11/2019) silam.

Baca Juga: 6 Tiang Pancang Kereta Cepat Dirobohkan, Kenapa?

 

2. Diduga Picu Banjir

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung juga dituding menjadi penyebab terjadinya banjir setinggi 30 cm di KM 130 di jalan tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi). Hal ini dikonfirmasi oleh Corporate Communications and Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru.

"Jasa Marga menyampaikan kejadian ini tidak diakibatkan tidak berfungsinya sistem drainase jalan tol, melainkan karena proyek pembangunan kereta cepat di sisi jalan tol di sekitar Jalan Tol Padaleunyi Km 130, yang sedang melaksanakan pekerjaan boredpile dan pilecap," kata Heru (12/8/2020) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Mirza Soraya mengatakan, banjir tersebut terjadi akibat curah hujan yang cukup deras. Hal ini membuat volume air meningkat karena bertepatan dengan proses pengerjaan relokasi tanggul penahan air di kawasan tersebut.

"PT KCIC memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada pengguna jalan dan memastikan pihak kontraktor akan menyelesaikan proses pembangunan tanggul dalam pekan ini,” ujar Mirza lewat keterangan tertulis, Kamis (13/8/2020).

3. Ratusan Ton Besi Dicuri

Setelah insiden pipa minyak dan banjir, proyek ini kembali jadi perhatian publik karena adanya kasus pencurian 118 ton besi proyek oleh 9 pelaku di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Insiden ini mengherankan karena jumlahnya sangat besar namun gerak-gerik pelaku seolah tidak diketahui.

Usai insiden tersebut, Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Mirza Soraya memastikan konstruksi utama proyel tetap aman. Polisi juga masih mengejar 3 dari 9 pelaku pencurian tersebut, sementara 6 orang lainnya sudah diamankan.

4. Pilar Proyek Ambruk

 

Terbaru, pilar proyek KCJB diketahui dibongkar karena pembangunannya salah koordinat. Namun, pembongkarannya tidak sesuai prosedur sehingga menyebabkan tiang ambruk menimpa ekskavator.

Presiden Director PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir adanya kesalahan kontruksi yang melebihi toleransi yang dipersyaratkan.

“Tim Quality PT KCIC dan Konsultan Supervisi CDJO menemukan pergeseran alignment pekerjaan pier (pilar) di DK46 dan menginstruksikan Kontraktor melakukan rework dan membongkarnya untuk dibangun kembali sesuai spesifikasi teknis yang sudah ditetapkan,” kata Dwiyana beberapa waktu lalu.

Sehubungan dengan itu, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memanggil kontraktornya untuk dimintai penjelasan. Untungnya, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya