Sebelumnya, Bahlil menyatakan kalangan dunia usaha alias pengusaha berharap pemilu 2024 bisa diundur di tengah masa pemulihan ekonomi.
Hal tersebut diungkapnya kala mengomentari temuan survei tentang perpanjangan pemerintahan Presiden Jokowi hingga 2027 mendatang. Pasalnya, Bahlil melihat saat ini kondisi di seluruh negara di dunia tengah menghadapi dua persoalan besar, yakni pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi pascapandemi.
"Jika melihat dunia usaha. Rata-rata mereka (pengusaha) berpikir, bagaimana proses demokrasi dalam konteks peralihan kepemimpinan jika ada ruang dapat diundur?" pungkasnya.
(Taufik Fajar)