Penyebab IHSG 'Kebakaran', Kapan Dong Tembus Level 7.000?

Dinar Fitra Maghiszha, Jurnalis
Jum'at 11 Februari 2022 14:21 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan melemah hari ini (Foto: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah sejak pembukaan perdagangan pagi ini. Praktisi Pasar Modal Lucky Bayu Purnomo memaparkan bahwa IHSG terbebani oleh aksi profit taking menyusul kenaikan yang cukup besar dalam beberapa hari terakhir.

Hingga sesi pertama Jumat (11/2/2022), IHSG masih bergerak di bawah penutupan kemarin dengan range di 6.779,90 - 6.825,06.

Dia menilai ada katalis negatif yang datang dari rilis data inflasi Amerika Serikat sebesar 7,5%, sejalan dengan melemahnya tiga indeks acuan Wall Street semalam.

"Pertama, kita harus memaknai bahwa inflasi menjadi salah satu sentimen negatif bagi kinerja indeks global, terutama Dow Jones. Ini mencerminkan pasar masih membatasi transaksi," kata Lucky dalam Power Breakfast, Jumat (11/2/2022).

Seperti diketahui, tingginya angka inflasi semakin memberi kejelasan atas ekspektasi bahwa Federal Reserve bakal menaikkan suku bunganya pada Maret depan.

Lucky membaca bursa Indonesia masih cenderung aman untuk merespons sentimen tersebut. Adapun dirinya mencermati pelemahan IHSG hanya bersifat sementara, dan akan melanjutkan tren penguatannya, didukung oleh data makro positif dari dalam negeri.

"Pasar masih memiliki harapan untuk akselerasi sentimen dari Fed Fund Rate (FFR) itu sendiri dalam jangka panjang. Untuk hari ini tren IHSG cenderung mengalami pelemahan terbatas hingga 6.800," pungkasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya