JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan tidak berbahaya bagi manusia.
"Tidak berbahaya bagi manusia, tidak menular pada manusia tetapi kita harus waspada," ungkap Mentan, dikutip dari channel Youtube MNC News, Sabtu (21/5/2022).
Baca Juga: Mengenal Wabah PMK, Penyakit Hewan yang Dari Dulu Pernah Menyebar di Indonesia
Meskipun begitu, Mentan menjelaskan kalau wabah ini perlu diantisipasi dan ditanggapi secara serius, sebab penyebarannya berlangsung cepat.
"Pengembangan ini sangat akseleratif sangat cepat, karena wabah ini bisa melalui airbone, melalui carrier dan kontak," jelasnya.
Baca Juga: Waspada! Ini 3 Cara Penularan Penyakit Mulut dan Kuku Pada Hewan Ternak Sapi
Mentan Syahrul menambahkan wabah PMK memanglah ada, tapi dari data jumlah kematian sangatlah sedikit.
"Jadi yang terkontaminasi itu dan yang mati itu dibawah 1 persen, jadi kalau di data yang ada itu hanya di sekitar 1 persen lah (tingkat kematian)," ujarnya.