Adapun gross profit margin meningkat menjadi 38% dibandingkan 29% dengan tahun lalu. Perseroan berhasil mencetak laba bersih pada kuartal 1 sebesar Rp1,5 miliar, di mana pada kuartal 1 tahun 2021 perseroan masih mengalami kerugian sebesar Rp3,8 miliar.
Di samping itu, EBITDA meningkat tajam sebesar 169% menjadi Rp9 miliar dibandingkan dengan Rp3,4 miliar di tahun 2021. Andrianto Putera Tirtawisata, Direktur Utama Perseroan mengungkapkan libur Idul Fitri serta liburan sekolah tahun ini juga akan menjadi katalis positif bagi perseroan pada kuartal II tahun 2022. Selain itu dari lini bisnis logistik yang dijalankan oleh perseroan juga menunjukkan tren positif sejak dari tahun lalu, di mana perseroan terus melakukan pembukaan jalur-jalur pengiriman baru.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)