Integra Indocabinet (WOOD) Raup Laba Rp299,8 Miliar di Semester I-2022

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Senin 22 Agustus 2022 12:55 WIB
Laba Integra Indocabinet alami kenaikan (Foto: Shutterstock)
Share :

Masih dalam memenuhi target penjualan, perseroan tetap mencari peluang pasar yang memiliki pasar sangat besar atau mencari wilayah yang tidak mengalami kelesuan ekonomi. Dimana perseroan sedang menjajaki pasar Eropa karena ekspor dari Rusia ke Eropa yang signifikan, sekarang terhenti 100%.

"Kalau Amerika lesu, kami coba masuk ke pasar-pasar Uni Eropa," ungkap Sutrisno.

Perseroan juga menyampaikan rencana memperkuat modal dengan menerbitkan obligasi dan sukuk tahap pertama sebesar Rp959 miliar.” Kami melihat situasi perekonomian global yang tidak pasti, karena itu kami menerbitkan sukuk ini untuk [memenuhi] kebutuhan modal kerja kami,” ujar Sekretaris Perusahaan WOOD, Wendy Zhang.

Selain itu, WOOD juga mengakuisisi pabrik di Lumajang seluas 2,3 hektare yang dibidik dapat meningkatkan kapasitas produksi segmen building component sebesar 20 persen. Sepanjang 2021 WOOD membukukan total penjualan senilai Rp5,42 triliun, naik 84,9% year-on-year (yoy) dibandingkan tahun lalu.

Pertumbuhan penjualan berasal dari kontribusi ekspor khususnya ke pasar AS yang menjadi penyumbang terbesar pendapatan perseroan, yakni sebesar 91,4% dari total penjualan. Adapun segmen building component menyumbang 66,3% dari total penjualan, bertumbuh 184% secara tahunan.

Lebih lanjut, Wendy menambahkan, perseroan tidak akan mengalokasikan capex di tahun ini untuk ekspansi, tetapi lebih ke diversifikasi usaha. Pasalnya, pasar kayu diproyeksikan tetap menarik ke depan, sehingga WOOD memutuskan untuk fokus ke segmen kehutanan (forestry) khususnya melirik pasar kayu AS yang cukup potensial.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya