JAKARTA - PT Transkon Jaya Tbk (TRJA) dan anak usaha mengantongi laba bersih senilai Rp20,5 miliar di semester I 2022. Laba TRJA meningkat cukup signifikan, menyusul nihil laba bersih pada periode sama tahun 2021.
Apabila mengacu pada pos laba tahun berjalan, maka terlihat ada kenaikan 19,45% year on year (yoy), dari paruh pertama tahun 2021 senilai Rp17,20 miliar.
Kondisi ini tak lepas dari pertumbuhan pendapatan usaha TRJA sebesar 18,13% yoy mencapai Rp228,43 miliar. Jika dibandingkan pada semester I/2021, perseroan saat itu mencatatkan pemasukan senilai Rp193,36 miliar.
Performa paruh pertama tahun 2022 ini membuat emiten penyewaan kendaraan, perdagangan suku cadang, dan jasa internet ini membukukan laba per saham dasar senilai Rp13,61, tumbuh dari semula Rp11,39. Demikian laporan keuangan TRJA di keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (26/8/2022).
Kontribusi terbesar pemasukan TRJA datang dari segmen sewa kendaraan mencapai Rp225,56 miliar, disusul penyedia layanan internet sejumlah Rp2,86 miliar. Sedangkan jasa sumber daya manusia dan barang elektronik masih terpaut jauh dari kontribusi periode tahun lalu.
Beban pokok TRJA juga membengkak 18,81% yoy mengiringi pertumbuhan pendapatan. Mayoritas kenaikan berasal dari biaya operasional senilai Rp34,95 miliar, dan pengadaan barang elektronik mencapai Rp527 juta. Beban penyusutan aset tetap tampak menyusut, meskipun penyusutan aset hak-guna meningkat menjadi Rp34,95 miliar.