Erick Thohir Pamer Kekuatan BUMN di DPR, Aset Hampir Rp9.000 Triliun!

Suparjo Ramalan, Jurnalis
Kamis 08 September 2022 14:48 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)
Share :

Erick mencatat dengan efisiensi dan perbaikan bisnis model, laba bersih pada 2022 akan mencapai Rp144 triliun.

Dia juga memaparkan total utang pendanaan konsolidasi BUMN pada 2021 sebesar Rp1.580 triliun atau hanya 36% dari investasi tertanam (modal ekuitas plus utang pendanaan) pada BUMN dengan Rp4.358 triliun.

"Jadi kondisinya sehat. Kita memang memfokuskan utang pendanaan investasi karena kita ingin memastikan bahwa utang-utang ini punya return atau pengembalian yang baik," katanya.

Utang pendanaan terhadap EBITDA tercatat menurun dari rasio 4,26 ke 3,37.Semakin rendah angka rasio utang terhadap EBITDA, maka semakin tinggi kemampuan perusahaan untuk membayar utang.

Sementara realisasi dividen pada tahun anggaran 2022 sudah mencapai Rp40 triliun atau lebih besar daripada target awal yang sebesar Rp36,4 triliun.

Erick menargetkan setoran dividen BUMN terus meningkat menjadi Rp43,3 triliun pada 2023.

"InsyaAllah kita coba melakukan efisiensi, efektivitas, dan perbaikan model bisnis. Untuk dividen 2023 kita akan naik ke Rp43,3 triliun dan kita optimistis di 2024 pun akan lebih dari Rp43 triliun, jadi ada kenaikan yang berjenjang dan kalau kita lihat Rp43,3 triliun ini angka sebelum covid. Jadi dengan segala yang kita lakukan, baik penutupan, merger dan lain-lain, kita bisa lihat angkanya sudah mulai kembali seperti sebelum covid," pungkasnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya