Reaktivasi Blast Furnace, Krakatau Steel Gandeng BUMN Baja Terbesar di China

Cahya Puteri Abdi Rabbi, Jurnalis
Kamis 29 September 2022 14:05 WIB
Krakatau Steel. (Foto: Krakatau Steel)
Share :

JAKARTA - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) akan melakukan reaktivasi pabrik Blast Furnace Complex yang sudah beberapa tahun terakhir tidak beroperasi.

Dalam pengoperasian kembali fasilitas tersebut, perseroan menggandeng Baowu Group Zhongnan Co. Ltd. sebagai mitra strategisnya.

“Setelah melewati berbagai tahap seleksi yang dilakukan bersama konsultan independen ternama, Baowu Group Zhongnan Co. Ltd. terpilih dari tiga perusahaan yang tertarik untuk mengerjakan reaktivasi ini,” kata Direktur Utama KRAS Silmy Karim dalam keterangan resminya, Kamis (29/9/2022).

 BACA JUGA:Krakatau Steel Raup Laba Rp1,17 Triliun, Naik 2 Kali Lipat

Sebagai informasi, Baowu Group merupakan perusahaan baja BUMN milik China yang merupakan perusahaan baja terbesar peringkat satu di dunia dengan total kapasitas produksi sebesar 120 juta ton per tahun di 2021.

Silmy menjelaskan bahwa, Zhongnan Co. Ltd dengan dukungan yang dimiliki oleh Baowu Group sebagai perusahaan ternama, termasuk di dalamnya memiliki kemampuan pendanaan, sumber daya manusia, teknologi, serta akses supply chain, berhasil meyakinkan manajemen perseroan untuk mengikatkan kerja sama.

Adapun, Blast Furnace Complex seluas total 74 hektare yang awalnya dibangun pada 2012 dan rampung pada 2019 lalu merupakan investasi yang sudah dilakukan oleh perseroan. Sejak saat itu, pengoperasian pabrik Blast Furnace dihentikan sementara karena dinilai tidak efisien.

Ia menegaskan, kerja sama reaktivasi yang dijalin merupakan salah satu upaya dan solusi dari manajemen, agar fasilitas yang selama ini tidak terpakai dapat memberikan manfaat ekonomi bagi perseroan.

“Rencananya akan dimulai pada akhir Desember 2022 ini,” imbuhnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya