JAKARTA - Facebook harus melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 12.000 karyawannya. Hal itu dikarenakan hambatan global dan penurunan belanja iklan, perusahaan induk
Sebuah laporan dari Business Insider pemangkasan akan dilakukan mulai minggu depan. Tim manajer pun diminta untuk memilih setidaknya 15 persen dari timnya yang dianggap needs support atau membutuhkan bantuan.
Lebih tepatnya, membutuhkan bantuan disini berarti pekerja yang dinilai gagal memenuhi tujuan atau target perusahaan.
Para karyawan yang telah dipilih tersebut nantinya akan diberi surat persyaratan Rencana Peningkatan Kerja atau Perfomance Improvement Plan/PIP yang merupakan tanda bahwa mereka akan kehilangan pekerjaan.
Selain Facebook, media sosial Meta lainnya seperti Intagram dan WhatsApp juga akan melakukan penyesuaian. Selain itu Meta juga mengumumkan bahwa sejak September 2022 pihaknya telah menghentikan perekrutan karyawan baru.