JAKARTA – PT Wulandari Bangun Laksana Tbk bakal melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Berdasarkan prospektus Wulandari Bangun Laksana akan menawarkan sebanyak-banyak 2,75 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp10 per saham.
Jumlah saham yang ditawarkan mewakili sebanyak-banyaknya 12,09% modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO, dengan harga penawaran Rp100 hingga Rp120 per saham.
Perusahaan properti dan real estat pengelola Balikpapan Superblock ini mengungkapkan, dengan jumlah saham yang ditawarkan dan harga tersebut, perseroan berpotensi memperoleh dana maksimal Rp330 miliar. Dana IPO sebesar Rp100 miliar rencananya akan digunakan untuk membeli tanah seluas 1,2 hektare (ha) di Balikpapan Selatan.
Pertimbangan pembelian aset tanah tersebut dilakukan untuk menambah jumlah landbank yang dimiliki perseroan saat ini, yang rencananya akan dikembangkan oleh perseroan menjadi produk apartemen dengan nama The Mansion Apartment. Adapun sisa dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja yang terdiri dari pembayaran kepada kontraktor atas pekerjaan proyek Metropolis condotel, pembayaran kepada kontraktor untuk proyek BSB Beach Apartment dan pembayaran kepada kontraktor proyek apartemen The Mansion.
Bersamaan dengan IPO, Wulandari Bangun Laksana juga akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 7 miliar Waran seri I yang menyertai saham baru dan mewakili sebanyak-banyaknya 35% dari modal modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Waran seri I diberikan secara cuma-cuma kepada sebagai insentif kepada pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan penawaran umum. Setiap pemegang 100 saham baru berhak memperoleh 137 waran.