JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Kamis (20/10/2022) berpotensi menguat pada sepanjang perdagangan. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.789 - 6.945.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, jelang rilis data perekonomian tingkat suku bunga pada yang disinyalir belum akan mengalami perubahan, sedangkan pergerakan IHSG terlihat masih cenderung bergerak sideways.
"Peluang koreksi wajar dapat dimanfaatkan investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat kinerja emiten yang terlihat di Q2 membaik dan memiliki potensi akan lebih baik di Q3 dan hal ini tentunya dapat memberikan laporan kinerja yang dapat membantu mendongkrak performa IHSG dalam beberapa waktu mendatang," jelas William dalam risetnya, Rabu (19/10/2022).
BACA JUGA:IHSG Berpotensi Kembali Menguat ke 6.789 - 6.945
Sebelumnya, IHSG berada di zona hijau pada sesi terakhir perdagangan. IHSG ditutup menguat 25 poin atau 0,38% ke level 6.860.
Pada penutupan perdagangan, Rabu (19/10/2022), terdapat 295 saham menguat, 245 saham melemah dan 155 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp12,4 triliun dari 19,9 miliar saham yang diperdagangkan.
Indeks LQ45 menguat 0,28% ke 974,072, indeks JII menguat 0,77% ke 604,593, indeks IDX30 melemah 0,43% ke 512,443 dan indeks MNC36 menguat 0,28% ke 349,977. Untuk indeks sektoral yang menguat yakni bahan baku 1,01%, industri 0,33%, non siklikal 1,29%, siklikal 0,76%, kesehatan 0,55%, keuangan 1,39%, properti 0,2%, teknologi 0,69%, infrastruktur 0,34%, transportasi 0,51%. Sedangkan indeks yang melemah hanya energi 0,74%.
Saham-saham yang dapat jadi pilihan hari ini di antaranya:
- ASII
- BBNI
- SMRA
- UNVR
- AALI
- JSMR
- SMGR
- KLBF
(Zuhirna Wulan Dilla)