HRTA sendiri memiliki sebanyak 99% saham entitas baru tersebut, atau setara Rp1,98 miliar. Sementara sebesar 1% saham PT Emas Murni Abadi dimiliki oleh Firstania Claudia.
Adapun, total seluruh saham dalam PT Emas Murni Abadi berjumlah 2.000 lembar saham, atau dengan nilai nominal sebesar Rp2 miliar.
“Pertimbangan dan alasan didirikannya entitas anak ini adalah, untuk menunjang kegitan usaha perseroan,” kata Direktur Utama HRTA Sandra Sunanto dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (25/10/2022).
Lebih lanjut, Sandra menegaskan bahwa, pendirian entitas usaha baru tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan.
(Zuhirna Wulan Dilla)