Bagi pemodal yang berminat mengikuti RUPSLB tersebut wajib tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan perdagangan bursa tanggal 21 November 2022.
Jika rencana ini terlaksana, maka porsi kepemilikan PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) akan turun menjadi 81,81% dari posisi saat ini 89,99%. Sedangkan pemodal baru akan memegang 9,09% dan total porsi investor publik akan turun menjadi 9,091% dari 10,0003%.
(Taufik Fajar)