Selain laba periode berjalan dan aset lancar, penjualan bersih Phapros juga tumbuh sebesar 14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara ekuitas perusahaan juga tumbuh sebesar 1%. Di sisi lain pertumbuhan saham Phapros pada triwulan ketiga tahun ini berada di level hijau, yaitu menyentuh angka 2,29% dengan nilai saham meningkat 53%.
Hadi melihat bahwa para investor menilai saham Phapros menjadi salah satu portofolio yang harus dikoleksi untuk tabungan jangka panjang karena terus bertumbuh.
“Mereka melihat Phapros berkomitmen untuk terus menjaga kualitas produk-produk yang dimiliki, sehingga meningkatkan kepercayaan pelanggan. Strategi kami hingga akhir 2022 ini masih fokus pada customer intimacy, dan ini yang menjadi faktor kenapa saham Phapros layak untuk disimpan,” tambah Hadi.
Technical Analyst BCA Sekuritas Achmad Yaki Yamani mengatakan prospek saham industri farmasi di kuartal IV/2022 ini masih akan baik karena meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mencegah penyakit dengan mengkonsumsi suplemen dan vitamin.
“Saham emiten farmasi dan healthcare masih berpotensi untuk dibeli saat mencapai harga terendah atau buy on weakness, dan trading saham terutama pada emiten rumah sakit, healthcare dan farmasi yang punya porsi penjualan produk suplemen vitamin yang cukup besar,” ujarnya.
(Taufik Fajar)