JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) akan melakukan aksi penguatan modal dengan skema rights issue.
BRIS ini akan merilis sebanyak-banyaknya 4,99 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp500 per lembar saham.
Dikutip dari IDX 1st Session Closing, Kamis (8/12/2022), harga pelaksanaan rights issue ini berada di bawah harga BRIS pada penutupan pasar di Rabu (7/12/2022) pada level Rp1.270,00 per saham.
BACA JUGA:Patok Harga Rights Issue Rp2.080, XL Axiata Raup Dana Rp4,99 Triliun
Dana yang didapatkan dari aksi korporasi tersebut akan digunakan sebagai tambahan modal untuk mendukung ekspansi pertumbuhan BSI secara organik melalui penyaluran pembiayaan murah dan kompetitif bagi masyarakat.
Sebelumnya, BSI membutuhkan tambahan permodalan (ekuitas) agar Capital Adequacy Ratio (CAR) perseroan dapat mencapai di atas 20% pada akhir tahun 2025 guna mendukung rencana tersebut.
Penguatan permodalan ini tentunya akan dimanfaatkan BSI untuk mengembangkan bisnis sehingga dapat memberikan profitabilitas yang optimal bagi pemegang saham dengan proyeksi Return On Equity (ROE) di level 18%-20% dalam jangka waktu menengah hingga Panjang.
(Zuhirna Wulan Dilla)