Salomo mengungkapkan bahwa, perseroan telah menyiapkan strategi untuk meningkatkan kinerja pada 2023, mulai dari penguatan strategi bisnis kantor cabang, diversifikasi usaha, mengikuti proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), hingga menggandeng mitra bisnis guna memperkuat kinerja pendanaan perseroan.
“Kami yakin akan terus melanjutkan tren positif di tahun depan, melihat permintaan jasa konstruksi terus meningkat pasca pandemi,” pungkas dia.
Lebih lanjut, Salomo mengatakan bahwa tahun 2023 merupakan tahun politik yang akan membuat industri konstruksi lebih cermat dalam membidik potensi-potensi proyek baru. Oleh karena itu, perseroan berupaya untuk lebih jeli dalam melihat peluang, utamanya dalam proyek-proyek yang dimiliki swasta.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)