Kinerja OASA sendiri sampai dengan akhir September 2022 anjlok cukup dalam dengan catatan rugi Rp5,03 miliar, berbalik dari periode yang sama tahun sebelumnya laba Rp1,03 miliar.
Kerugian tersebut juga bersumber dari penurunan pendapatan OASA yang anjlok hingga 75,73% menjadi Rp808,50 juta, dari sebelumnya sebesar Rp3,33 miliar.
(Taufik Fajar)