JAKARTA - PT Sunindo Pratama Tbk pada hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode SUNI.
Perseroan menawarkan sebanyak 600 juta lembar saham atau setara dengan 24% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor setelah setelah Penawaran Umum Perdana Saham kepada publik.
Perseroan juga telah berhasil menghimpun pendanaan sebesar Rp180 miliar.
BACA JUGA:4 Fakta Suspensi Saham Garuda Indonesia (GIAA) Dicabut
Dikutip dari keterangan resmi perseroan, Senin (9/1/2023), perseroan berencana akan memanfaatkan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, untuk pembelian sekitar 39,96% saham PT Rainbow Tubulars Manufacture.
"PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM)merupakan anak perusahaan Perseroan yang saat ini sebanyak 60% sahamnya dimiliki oleh Perseroan," terang perseroan pagi ini.
Perseroan melanjutkan bahwa dana IPO selanjutnya akan digunakan untuk pelunasan sebagian utang usaha RTM kepada suplier.
Serta untuk modal kerja RTM serta modal kerja Perseroan.
Untuk informasi, SUNI didirikan pada Oktober 2002 dan bergerak di bidang aktivitas penunjang industri minyak dan gas bumi (migas) utamanya industri pipa seamless.
Perseroan berpengalaman dalam memproduksi dan mendistribusikan produk-produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhan industri migas, antara lain pipa seamless OCTG Tubing dan Casing, Wellhead dan Christmas Tree, DrillBit, Completion Equipment serta Wellhead Installation and Maintenance Services.
(Zuhirna Wulan Dilla)