JAKARTA - PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) Rp3,8 triliun pada 2023.
Dikutip Harian Neraca, tujuan perseroan dalam penggunaan capek ini untuk maintenance & restoration serta modal kerja.
Sumber pembiayaan capex berasal dari penawaran umum terbatas saham atau rights issue yang digelar Desember 2022.
BACA JUGA:Garuda Indonesia Disuntik Dana Rp7,5 Triliun, Sri Mulyani: Negara dan Rakyat Mengawasi
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan dari total dana rights issue mencapai Rp7,7 triliun, sebesar Rp4,5 triliun untuk belanja modal (capex) dan Rp 3,29 triliun untuk operational expenditure (opex).
"Alokasi capex terdiri atas maintenance & restoration Rp 3,6 triliun dan pemenuhan maintenance reserve Rp 900 miliar," ujarnya dikutip Jumat (20/1/2023).
Dia juga menyebut untuk opex dialokasikan untuk bahan bakar Rp1,73 triliun, biaya sewa pesawat Rp900 miliar, biaya restrukturisasi Rp370 miliar, dan modal kerja lainnya Rp298,47 miliar.